Maybrat, Tabloidsisaom.com – Umat Stasi Santo Yohanes Rasul Konja dan Stasi Santo Markus Maan merayakan Malam Paskah dengan penuh sukacita dan iman.
Perayaan Malam Paskah dilaksanakan di halaman gereja baru Konja yang telah diresmikan sekitar empat bulan lalu oleh Uskup Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr. Antusiasme umat dari kedua stasi terlihat sangat tinggi, dengan kehadiran yang memadati area gereja untuk mengikuti seluruh rangkaian perayaan.
Perayaan dimulai pada Sabtu malam, 5 April 2026, diawali dengan upacara cahaya di halaman gereja. Umat mengikuti prosesi pemberkatan api unggun serta penyalaan lilin Paskah sebagai simbol Kristus Sang Terang Dunia yang mengalahkan kegelapan.
Misa Paskah dimulai pada pukul 20.00 WIT dan dipimpin langsung oleh Pastor Didimus Pati, S.SCap, didampingi oleh Diakon Fr. Simon Welerubun.
Dalam homilinya, Pastor Didimus Pati menegaskan bahwa Malam Paskah merupakan simbol harapan, pembebasan, dan kemenangan terang atas kegelapan. Ia mengajak umat untuk merenungkan kembali sejarah keselamatan, yang setiap tahunnya dihadirkan dalam perayaan Paskah, mulai dari kisah penciptaan hingga puncaknya dalam kebangkitan Yesus Kristus.
Ia juga menekankan bahwa setiap doa merupakan langkah hidup umat manusia dalam perjalanan menuju keselamatan. “Yesus Kristus adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Ia adalah penyelamat umat manusia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pastor Didimus mengingatkan kisah iman Maria Magdalena dan Maria lainnya yang dengan penuh kesetiaan pergi ke makam Yesus, dan menjadi saksi pertama kebangkitan-Nya.
Perayaan Malam Paskah ini menjadi momen penuh sukacita, sekaligus memperkuat iman umat akan kebangkitan Kristus sebagai sumber harapan dan keselamatan bagi dunia.(*)
