Sorong, tabloidsisaom.com – Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos, resmi ditetapkan sebagai Ketua Ikatan Alumni Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya periode 2026–2031.
Penetapan tersebut berlangsung dalam acara Lepas Sambut dan Kongres I Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura yang digelar di Aula Lambert Jitmau, Kota Sorong, pada Senin, 26 Januari 2026.
Dalam kongres tersebut, tujuh delegasi kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat Daya secara bulat merekomendasikan Elisa Kambu untuk memimpin organisasi alumni tersebut selama lima tahun ke depan.
Keputusan itu dituangkan dalam Surat Keputusan Kongres I Ikatan Alumni Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya Nomor: 06/Kongres-I/IAHJPBD/I/2026, yang disahkan oleh pimpinan sidang kongres dan dinyatakan berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Dalam sambutannya, Elisa Kambu menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Dengan berbagai tanggung jawab yang saya emban, tugas ini terasa berat.
Namun karena ini adalah kepercayaan dan amanah, saya siap menerima dan menjalankannya sesuai mekanisme organisasi,” ujar Elisa Kambu.

Ia menegaskan bahwa Kongres I tersebut menjadi momentum penting untuk merapatkan barisan dan mengonsolidasikan kekuatan alumni Hollandia Jayapura sebagai agen perubahan dan pembangunan di Tanah Papua, khususnya Provinsi Papua Barat Daya.
Elisa Kambu juga mengajak seluruh alumni untuk bersatu dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. “Kita datang dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu, namun kita memiliki satu rumah bersama, yaitu Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura.
Organisasi ini harus menjadi rumah kegiatan sosial dan wadah kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, saling percaya, serta menghindari perpecahan dalam dinamika organisasi dan kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Elisa Kambu menambahkan bahwa pelantikan pengurus akan dirangkaikan dengan rapat kerja, guna menetapkan program-program strategis organisasi secara efektif dan terarah.
“Setelah pelantikan, pengurus akan langsung bekerja. Kita ingin organisasi ini tidak gemuk, tetapi fungsional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Grеat article, totally what I wanted to find.
Here is my blog; fintechbase