Maybrat, Tabloidsisaom.com – Intelektual Mare Raya, Deki Natalis Bame, meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Maybrat agar bekerja secara aktif dan maksimal dalam mendukung serta mengimplementasikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Maybrat periode 2025–2030.

Hal tersebut disampaikan Deki kepada media ini, Sabtu (11/1/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh OPD wajib menjabarkan visi dan misi Bupati Maybrat Karel Murafer, SH., MA dan Wakil Bupati Ferdinando Solossa, SE ke dalam program-program pembangunan yang nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurut Deki, menjelang penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 kepada masing-masing kepala OPD, sudah seharusnya setiap dinas mampu menyusun program pembangunan yang benar-benar menjawab aspirasi masyarakat.

“Visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati sudah jelas. Tinggal bagaimana OPD menjabarkannya dalam bentuk program pembangunan yang konkret dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti agenda kunjungan kerja Bupati Maybrat ke seluruh wilayah Maybrat selama kurang lebih 10 bulan terakhir. Dalam setiap kunjungan tersebut, kata Deki, selalu ada aspirasi dan keluhan masyarakat yang disampaikan secara langsung, sehingga wajib dijadikan atensi serius oleh masing-masing OPD.

“Rakyat membutuhkan pelayanan dan pembangunan. Jangan hanya duduk manis di kantor menunggu pembahasan APBD, lalu hanya mengganti tanggal dan tahun dalam dokumen anggaran tanpa menghadirkan program baru.

Jika ada oknum yang bermain dan memperkaya diri di atas penderitaan rakyat, maka Bupati harus segera melakukan evaluasi,” tandasnya.

Deki juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama anggota DPRD Kabupaten Maybrat, untuk turut menjalankan fungsi pengawasan agar proses realisasi pembangunan dapat berjalan dengan baik dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat.

“Kami minta DPRD Maybrat benar-benar menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (*)