Maybrat, Tabloidsisaom.com – Usai acara peresmian Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemerintah Kabupaten Maybrat melakukan pemusnahan minuman keras (miras) hasil sitaan, Kamis (8/1/2026).

Pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Maybrat Karel Murafer, SH., MA, didampingi Sekretaris Daerah, Dandim 1809, Kapolres, Kepala Satpol PP, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Miras yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan Satpol PP di Pos Perbatasan Maybrat, Kampung Sehu. Barang bukti tersebut disita dari para penjual maupun masyarakat yang kedapatan membawa minuman beralkohol dari Kota Sorong menuju wilayah Kabupaten Maybrat.

Adapun jenis minuman keras yang dimusnahkan terdiri dari dua galon minuman keras lokal (kawat), tiga plastik panjang, dua botol Aqua berisi miras, serta sejumlah bir kaleng dan botol.

Bupati Maybrat, Karel Murafer menegaskan bahwa pemusnahan miras ini merupakan komitmen pemerintah daerah sebagai langkah awal di tahun 2026 untuk memerangi peredaran minuman beralkohol di wilayah Maybrat.

“Pemusnahan ini menjadi langkah awal kami di tahun 2026. Tidak boleh lagi ada minuman keras yang dibawa dari Sorong ke Maybrat,” tegas Bupati.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan serupa pernah dilakukan pada masa kepemimpinannya maupun pada masa Bupati Bernard Sagrim, yang saat itu dilaksanakan di Lapangan Segitiga Emas Fategomi dan Lapangan LA Ayamaru.

Pemusnahan miras kali ini diawali dengan doa yang dipimpin langsung oleh seorang pendeta. Melalui momentum tersebut, Bupati Karel Murafer mengimbau kepada generasi emas Maybrat agar tidak lagi mengonsumsi minuman beralkohol dan tidak membawa miras dari Sorong ke Maybrat.“Cukup minum di Sorong saja, jangan dibawa masuk ke Maybrat,” ujarnya.

Menurut Bupati, tingginya angka kematian serta meningkatnya tindakan anarkis di Kabupaten Maybrat salah satunya dipicu oleh pengaruh minuman keras.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai diri sendiri, menjaga kesehatan, dan membangun masa depan yang lebih baik dengan menjauhi minuman beralkohol.

“Mari kita rawat kesehatan kita, cintai diri kita, dan stop konsumsi minuman keras,” pungkasnya. (*)