Sorong, Tabloidsisaom.com – Bupati Sorong, Jhony Kamuru, SH., M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Lepas Sambut dan Kongres I Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Tahun 2026.
Dukungan tersebut disampaikan langsung saat memberikan sambutan pada kegiatan yang berlangsung di Aula Lambertus Jitmau, Kota Sorong, Minggu (26/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh para alumni dari berbagai perguruan tinggi di Kota Studi Hollandia (Jayapura) yang berdomisili di Provinsi Papua Barat Daya, serta sejumlah pejabat daerah, unsur TNI–Polri, pimpinan DPRD, anggota MRP, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sorong yang juga Alumni Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih angkatan 1993 menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk hadir dan memberi sambutan dalam momentum bersejarah tersebut.
“Saya berdiri di sini sebagai bagian dari keluarga besar alumni Kota Studi Jayapura. Kota yang diberkati Tuhan, kota yang membentuk kita semua hingga berada pada posisi hari ini,” ujar Jhony Kamuru.
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para inisiator, pemikir, dan panitia yang telah menggagas terselenggaranya Kongres I Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan ide besar dan brilian karena untuk pertama kalinya alumni lintas perguruan tinggi di Jayapura berhimpun secara resmi sejak era Provinsi Irian Jaya hingga terbentuknya Provinsi Papua Barat Daya.
“Sepanjang sejarah, belum pernah ada wadah alumni Kota Studi Jayapura yang menyatukan seluruh kampus. Hari ini kita menyaksikan sejarah itu lahir,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Jhony Kamuru juga mengajak seluruh hadirin untuk sejenak mengenang jasa para dosen, guru, senior, rekan alumni, dan adik-adik junior yang telah lebih dahulu meninggal dunia, seraya mengheningkan cipta.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa para alumni berasal dari latar belakang kehidupan yang sederhana. Banyak di antaranya adalah anak petani, masyarakat kampung, dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang berjuang mengandalkan kiriman uang melalui kantor pos demi melanjutkan pendidikan di Jayapura.
“Tidak ada satu pun dari kita yang tidak berjuang. Kita bertahan dengan doa, kerja keras, dan kasih orang tua. Kota Studi Jayapura menyimpan kisah pilu, kisah perjuangan, dan kisah iman,” kenangnya.
Jhony Kamuru juga membagikan pengalaman pribadinya selama menempuh studi di Kota Hollandia, yang menurutnya menjadi bagian paling indah dan tak terlupakan dalam perjalanan hidupnya.
“Boleh kita kuliah di mana saja, tapi bagi saya Kota Hollandia—Jayapura—akan selalu menjadi yang terindah dan termanis,” ucapnya.
Di akhir sambutan, Bupati Sorong mengajak seluruh alumni untuk menjadikan hasil kongres sebagai wadah persatuan dan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Tanah Papua ke depan.
“Setelah kongres ini terbentuk, mari kita satukan langkah dan pikiran untuk membangun Tanah Papua yang kita cintai,”tutup bupati sorong . (*)
