Maybrat, Tabloidsisaom.com –
Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Katolik Stasi Santo Yohanes Rasul Konja melaporkan total anggaran yang digunakan dalam pembangunan gereja tersebut.

Hingga 27 Desember 2025, gedung gereja ini telah resmi diresmikan oleh dua uskup, yakni Uskup Manokwari–Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr bersama Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA.

Peresmian tersebut turut dihadiri Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Elisa Kambu, Bupati Maybrat Karel Murafer, Bupati Sorong Jhoni Kamuru, serta seluruh Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya dan Forkopimda Kabupaten Maybrat.

Pembangunan gereja ini merupakan buah perjuangan panjang panitia dan umat. Panitia terbentuk pada 25 Januari 2015, mulai bekerja efektif pada 16 Mei 2016, hingga peresmian saat ini, sehingga total waktu pengerjaan mencapai kurang lebih 9 tahun 7 bulan.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa total dana pembangunan yang berhasil dihimpun mencapai Rp6.266.903.000, berasal dari sumbangan pribadi, keluarga, umat, pemerintah, dan lembaga.

“Ini bukan sekadar cita-cita, tetapi perjuangan iman umat Stasi Konja,” ungkap Ketua Panitia.
Sumbangan Pribadi dan Keluarga (sebagian)
Beberapa donatur yang turut memberi dukungan

Ketua Panitia menutup laporannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh umat, pemerintah, dan para donatur:
“Terima kasih atas perhatian dan dukungan semua pihak. Tuhan memberkati.”(red)