Maybrat – PAUD Yamko kembali menorehkan capaian dalam dunia pendidikan anak usia dini dengan menamatkan 14 peserta didik Angkatan VIII Tahun Ajaran 2025/2026. Acara penamatan dan perpisahan berlangsung meriah dan penuh khidmat di Aula PAUD Yamko, Kampung Konja, Distrik Aifat Utara, Kabupaten Maybrat, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, Danpos Konja, para orang tua murid, dewan guru, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Kabupaten Maybrat, Naomi Nauw, S.Pd, menyampaikan ucapan selamat kepada 14 peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di PAUD Yamko.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, saya mengucapkan selamat kepada anak-anak yang hari ini ditamatkan. Terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada PAUD Yamko selama ini,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru yang telah setia mendidik anak-anak selama delapan tahun perjalanan PAUD Yamko.

Menurut Naomi, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk terus mendukung pendidikan anak sejak usia dini.

“Jangan pernah menganggap PAUD hanya tempat bermain atau bernyanyi. Di sinilah dasar karakter, disiplin, dan pengetahuan anak mulai dibangun. Fondasi yang kuat akan menentukan keberhasilan mereka di jenjang pendidikan berikutnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi penggunaan telepon genggam oleh anak-anak di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Kontrol penggunaan handphone anak-anak. Gunakan untuk hal-hal yang positif karena mereka masih berada pada masa pertumbuhan dan pembentukan karakter,” pesannya.

Sementara itu, Kepala PAUD Yamko, Fero Sina Ursia, Gr, menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga lembaga yang dipimpinnya mampu bertahan dan berkembang hingga memasuki usia delapan tahun.

“Kalau bukan karena Tuhan, PAUD Yamko tidak akan ada sampai hari ini. Berbagai tantangan, hambatan, dan ujian dalam dunia pendidikan telah kami lalui, tetapi Tuhan selalu menyertai kami,” ungkapnya.

Fero menegaskan bahwa mendidik anak usia dini bukanlah tugas yang mudah. Guru PAUD dituntut memiliki kesabaran, ketabahan, dan kasih dalam menghadapi berbagai karakter anak.

“Banyak yang menganggap guru PAUD hanya mengajak anak bermain dan bernyanyi. Padahal, kami membentuk karakter, melatih keberanian, mengajarkan kesopanan, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi dalam mendidik anak-anak.

“Kami percaya bahwa tangan yang mendidik anak-anak kecil adalah tangan yang sedang membangun masa depan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fero menjelaskan bahwa sejak dirinya memimpin PAUD Yamko pada tahun 2022, berbagai perkembangan telah terjadi. Awalnya, kegiatan belajar mengajar masih menggunakan bangunan pinjam pakai milik masyarakat setempat. Namun berkat dukungan pemerintah dan berbagai pihak, PAUD Yamko kini mulai memiliki fasilitas yang lebih memadai.

“Puji Tuhan, pada tahun 2025 kami mendapat bantuan pembangunan gedung, dan tahun ini kembali mendapat bantuan revitalisasi dari kementerian yang saat ini sedang dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini terus berlanjut, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil seperti Kampung Konja.

“Walaupun berada di ujung Kabupaten Maybrat, kami tetap optimis PAUD Yamko akan terus berkembang karena adanya dukungan pemerintah, pemerintah kampung, orang tua, dan semua pihak yang peduli terhadap pendidikan,” tuturnya.

Di akhir acara, sebanyak 14 peserta didik secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar. Suasana haru dan bahagia terlihat dari wajah para orang tua, guru, dan peserta didik yang mengikuti prosesi penamatan tersebut.

Perayaan ini menjadi momentum syukur atas perjalanan delapan tahun PAUD Yamko dalam membangun fondasi pendidikan generasi penerus di Kabupaten Maybrat pada umumnya. (*)