Kabupaten Maybrat – Bupati Maybrat, Karel Murafer, SH., MA, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Maybrat yang digelar di Lapangan Alun-alun Faitmayaf, Senin (4/5/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Gubernur Papua Barat Daya beserta jajaran, anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya, Majelis Rakyat Papua (MRP), Bupati Sorong, unsur Forkopimda Kabupaten Maybrat, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Karel Murafer menyampaikan bahwa Kabupaten Maybrat resmi berdiri pada 3 Mei 2009 berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2009.

Memasuki usia ke-17 tahun pada 2026, ia menegaskan bahwa momentum ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur, tetapi juga menjadi ajang refleksi atas capaian pembangunan dan tantangan yang masih dihadapi.

“Dengan bertambahnya usia Kabupaten Maybrat, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan berperan aktif dalam pembangunan daerah dengan semangat satu hati, satu komitmen menuju Maybrat yang aman, maju, sejahtera, dan mandiri,” ujar Bupati.

Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama tahun anggaran 2025, meliputi:

Bidang Infrastruktur: pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, sarana air bersih, serta fasilitas perkantoran, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Bidang Pendidikan: pemberian beasiswa kepada ratusan mahasiswa, pembangunan ruang kelas, pelaksanaan program sekolah sepanjang hari, serta pengadaan fasilitas belajar.

Bidang Kesehatan: pembangunan dan peningkatan puskesmas serta pelaksanaan pengobatan gratis dengan menghadirkan dokter spesialis.

Bidang Perhubungan: pengembangan bandara, pembukaan rute penerbangan perintis, serta peningkatan fasilitas transportasi.

Pengembangan SDM: pengangkatan CPNS, PPPK, dan tenaga honorer daerah.

Program Nasional: dukungan terhadap program pemerintah pusat seperti pembangunan sekolah rakyat dan program makan bergizi gratis.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan hibah kepada lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, serta tokoh-tokoh lokal guna mendukung pembangunan sosial.

Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat tantangan, seperti kesenjangan pembangunan dan pelayanan publik yang belum merata. Namun, ia optimistis hal tersebut dapat diatasi melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak TNI, Polri, dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Maybrat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Maybrat, saya mengucapkan Dirgahayu ke-17 Kabupaten Maybrat. Mari kita teruskan pembangunan dengan semangat gotong royong demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.