Maybrat – Puskesmas Aifat Utara menggelar kegiatan Lintas Sektor (Linsek) atau koordinasi bersama para kader Posyandu, Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan pemerintah kampung sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Puskesmas Aifat Utara, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Distrik Aifat Utara, Dokter Umum Puskesmas Aifat Utara dr. Margaretha Beatrix Saa, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kader Posyandu, serta 20 kepala kampung di Distrik Aifat Utara.
Kepala Puskesmas Aifat Utara, Rosalina Fanataf, menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan KPM di tingkat kampung yang selama ini telah mendukung berbagai program pelayanan kesehatan yang dijalankan oleh Puskesmas.
Menurutnya, kesehatan masyarakat harus menjadi tanggung jawab bersama dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan rumah tangga yang bersih dan sehat.
Rosalina juga menjelaskan bahwa saat ini Puskesmas Aifat Utara telah memiliki dokter umum sehingga masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan diharapkan mengikuti alur pelayanan yang berlaku.
“Apabila ada masyarakat yang sakit, wajib terlebih dahulu berobat di Puskesmas dan berkonsultasi dengan dokter maupun tenaga kesehatan. Jika setelah mendapatkan penanganan belum ada perubahan, maka kami akan memberikan surat rujukan sesuai prosedur,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa proses rujukan harus mengikuti ketentuan pelayanan kesehatan. Menurutnya, masyarakat tidak diperkenankan meminta surat rujukan hanya melalui sambungan telepon tanpa melalui pemeriksaan langsung oleh petugas medis.
“Semua pelayanan harus mengikuti aturan yang berlaku di Puskesmas. Tidak bisa meminta rujukan dari jauh tanpa pemeriksaan. Keselamatan pasien menjadi prioritas kami,” tegas Rosalina.

Ia juga mengimbau agar setiap pasien yang datang berobat mengikuti arahan tenaga kesehatan sehingga proses pelayanan dapat berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Rosalina berharap seluruh kepala kampung dan kader Posyandu dapat membantu menyosialisasikan tata cara pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar pelayanan di Puskesmas berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Terkait upaya penurunan stunting, Rosalina mengingatkan masyarakat agar menjaga pola hidup sehat, memperhatikan kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan keluarga karena faktor lingkungan menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting.
Ia menjelaskan bahwa Puskesmas Aifat Utara telah menyampaikan data kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan program kesehatan, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perikanan.
“Data dari Puskesmas sudah kami serahkan kepada OPD terkait. Selanjutnya pelaksanaan program disesuaikan dengan anggaran dan kewenangan masing-masing instansi,” jelasnya.
Rosalina menambahkan, sejak dirinya dilantik sebagai Kepala Puskesmas Aifat Utara, bersama dokter dan tenaga kesehatan lainnya, pihaknya terus melakukan monitoring serta turun langsung ke setiap kampung untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Rosalina meminta seluruh kepala kampung agar terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas kesehatan apabila mengalami sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan yang tepat sesuai prosedur. (*)
